Satumejanews.id. BARABAI — Sebanyak 328 sertifikat tanah tahun 2025 senilai Rp158 miliar resmi menjadi milik Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST). Itu seiring penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Kantor Pertanahan HST di Auditorium Bupati setempat, Selasa (14/4/2026).
”Pengamanan dan legalisasi aset melalui sertifikasi barang milik daerah ini bukti nyata komitmen dan keseriusan Pemkab Hulu Sungai Tengah dalam mewujudkan tertib administrasi dan kepastian hukum atas aset daerah,” ujar Bupati Samsul Rizal.
Bupati menyebut, sertifikasi tanah barang milik daerah (BMD) yang total luasannya 316.575 meter persegi (m2) ini, juga menjadi salah satu langkah strategis. Terutama mendukung penataan aset daerah yang lebih akuntabel, transparan, dan profesional.

”Ini pencapaian luar biasa yang sebelumnya tidak pernah berhasil dilaksanakan seperti ini. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kajari beserta staf, serta pihak Kantor Badan Pertanahan yang telah memuluskan proses ini,” ujarnya.
Diterimanya sertifikat resmi ini, maka aset-aset milik Pemkab kini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Bumi Murakata — HST, serta terhindar dari munculnya sengketa atau permasalahan hukum di kemudian hari.
”Kita berharap pengelolaan aset daerah ke depan akan semakin tertib, aman, dan memberikan kontribusi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di HST,” katanya.

Lantas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPD) HST, Khairil menyebut, kegiatan ini merupakan tonggak penting dalam upaya tertib administrasi, tertib hukum, dan tertib fisik pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
”Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Pemkab HST terus berkomitmen melakukan pengamanan Barang Milik Daerah, khususnya tanah melalui sertifikasi untuk meminimalisir sengketa dan penyalahgunaan di masa depan,” ungkap Khairil.
Khairil menyadari perjalanan menuju pengelolaan BMD yang sempurna masih panjang. “Namun, dengan dukungan penuh dari Bapak Bupati serta kolaborasi bersama instansi vertikal, kami optimis target sertifikasi seluruh BMD dapat tercapai,” Khairil menyudahinya. (adv-msb/jjd) .


























