Satumejanews.id. BARABAI — Gemuruh takbir dan kreativitas mobil hias peserta takbiran menyambut Idul Fitri 1447 H di Kota Barabai hampir pasti semarak. Pasalnya, Pemkab HST melalui Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Disporabudparekraf) siap menggelar lomba pawai takbiran pada malam lebaran itu.
Berbagai persiapan lomba pawai takbiran menyambut hari kemenangan Idul Fitri itu dibenarkan oleh Kabid Kebudayaan Disporabudparekraf HST, Muayyad. Ia menyebut, pada prinsifnya panitia sudah siap menggelar lomba pawai takbiran.
”Lomba pawai takbiran malam lebaran di Kota Barabai ini kemungkinan semarak dan ramai. Sekarang ini, sudah ada puluhan grup peserta yang siap mengikuti lomba,” ucap Muayyad kepada awak. media.

Lomba pawai takbiran di ibu kota HST ini, sebutnya, untuk memeriahkan dan mengusung nilai Islami masyarakat di malam lebaran Idul Fitri. Sesuai dengan visi misi Bupati HST — religius, sejahtera dan bermartabat — sebagai implementasi komitmennya memajukan kebudayaan, khususnya budaya Islami.
Muayyad menyebut, peserta yang mendaftar pawai takbiran keliling Kota Barabai tahun 2026 ini sudah mencapai 29 grup. Namun, panitia masih membuka pendaftaran hingga H-1 lebaran pada pukul 17.00 WITA.
”Ketentuan peserta maksimal membawa tiga unit mobil dalam satu nomor undian, namun tidak menjamin juara. Tinggi hiasan juga dibatasi dimensinya, maksimal dua meter tinggi dari bak mobil agar menghindari kendala kabel listrik atau dahan pohon,” jelas Muayyad.

Selain itu, untuk menjaga kekhidmatan malam takbiran, peserta dilarang memainkan musik DJ atau House Music. Tetapi peserta diperbolehkan memainkan musik hidup seperti perkusi atau musik garapan.
”Kriteria penilaian mengutamakan keutuhan konsep, kreativitas, daya tarik, teknis dan detail, jadi kuantitas (banyaknya unit kenderaan) tidak menjamin kualitas,” terang Muayyad.
Rute iring-iringan pawai takbiran ini dimulai dari kediaman Bupati HST menuju Jalan Brigjend Hasan Baseri, Telaga Air Mata lurus ke Jalan Sibli Imansyah, lalu ke Jalan Murakata hingga Jalan Antasari. Selanjutnya berbelok di pertigaan Masjid Agung Riadusshalihin hingga kembali ke titik awal. (adv-msb/jjd)


























