Pemain Barabai FC (merah) ditempel ketat pemain Persemar. (foto : kia.sportografi)
Satu,ejanews.id. MARTAPURA — Tuan rumah Persemar Martapura berkibar. Bersukaria sehabis mengungguli perlawanan Barabai FC, 2-1 (1-1), pada match final Liga 4 PSSI Kalsel 2025/2026 di Stadion Demang Lehman (SDL), Martapura, Selasa (17/2/2026).
Hasil ini menempatkan Persemar sebagai juara 1 Liga 4 Kalsel. Tim “Kota Intan” itu pun memastikan satu tiket ke 64 tim Liga 4 Nasional (Indonesia). Sedang Barabai FC hanya puas juara 2 (runner-up). Juara 3 Liga 4 Piala Gubernur Kalsel ini diraih Putra Plaosan Martapura (PPM) yang sebelumnya memupus Persenus WK (Wasaka Kalimantan), 2-0
”Masya Allah, tabarakallah, Persemar juara. Alhamdulillah, anak-anak bermain baik. Semua rencana kita tentang taktical berjalan dengan baik,” coach Persemar, Syaifullah Nazar berujar meluapkan kegembiraannya kepada awak media ini.

”Permainan kedua tim tadi bagus. Kita (Barabai FC — Red) kurang beruntung saja. Kita sebagai tim yang tak diperhitungkan sudah berjuang maksimal meraih prestasi terbaik. Lolos dari penyisihan grup, babak 6 besar, semi-final sampai ke match final ini,” ungkap coach Barabai FC, Sardiani kepada insan pers seusai kekalahan tipis 1-2 itu.
Kick-off di depan 2.000-an lebih penonton — termasuk ribuan supporter dari Hulu Sungai dan pejabat publiknya seperti Kepala Disporapar HST, Ramadlan, Ketua KONI HST Yajid Fahmi AS, Askab PSSI HST, H Sa’adillah plus Sekumnya Fajar Sukma — Barabai FC percaya diri. Full kekuatan dengan kostum menyala merah-hijau-merah.
Tim “Kota Apam” itu pun duluan membobol gawang tuan rumah, Nazzarul Akbar. Serbuan Barabai FC menit ke-16 membuat kemelut di kotak 16 dan bola mantul itu langsung disambar tendangan voli Fajar Ilham, gol. Sontak ribuan fans Barabai yang berjubel di tribun kanan SDL bersorak riuh rendah kegirangan.

Tapi, kecolongan ini melecut anak-anak Persemar. Pasukan “biru-biru-putih” itu bangkit menekan dari sisi kanan. Benar, satu terobosan menyilang ke rusuk kiri menit ke 31 diterima Arie Shandy. Lalu, ia yang tak terkawal melepaskan tendangan menyusur tanah dan coba ditepis kiper Ahmad Muhazir (Barabai FC), tapi bolanya nyerocos bergulir ke pojok kanan, 1-1.
Pergulatan dua kubu memanas selepas skor 1-1. Duel-duel di udara dan benturan fisik di lapangan tengah pun ketat dan keras. Tapi, sampai wasit Novi Widianto (Banjarbaru) meniup peluit babak pertama, skor masih tetap tak berubah.
Berbeda selepas turun minum. Di sini, Persemar seolah termotivasi. Langsung menggebrak dan menekan kubu Barabai FC. Gebrakannya melahirkan gol menit ke 59 lewat tendangan datar nan keras Reza Yanuari Karo Karo dari luar kotak 16 yang gagal dihalau kiper Muhazir, gol. Maka, sorakan dan tabuhan gendang bertalu-talu pun membahana di tribun kiri.

Selepas gol ini anak-anak “Kota Apam” Barabai coba bangkit menekan. Tapi, taktik tipuan pemain Persemar yang sering jatuh duel dan tergeletak lama-lama seolah mengulur waktu plus tak diberi peringatan wasit, membuat permainan tim Barabai FC agak kacau.
Jamidi dkk hampir tak punya daya dobrak dan ruang tembak sedikit pun, lantaran barisan pertahanan Persemar seperti “mati-matian” mengawal ekstra ketat kepada punggawa Barabai FC agar tak kebobolan. Wasit Widi pun tak memberi kartu kuning (KK) ke pemain Persemar, kecuali empat skuad Barabai FC yang diganjar KK, yakni Said, Hanif Anshori, Harus Fadillah dan Djauhari Arifin.
Kubu Persemar kini bersukacita seusai menerima pengalungan medali dan tropi juara 1. Begitu pun kubu Barabai FC, HST, yang juga bersyukur sebagai juara 2 (runner-up), dan kubu Putra Plaosan Martapura (PPM) juara 3.

Pengalungan medali plus tropinya kepada juara 3 (PPM) dilakukan oleh Danlanud Kalsel. Lantas pengalungan medali dan tropi juara 2 (Barabai FC) dilakukan Exco Asprov PSSI Kalsel, Bang Din, dan medali juara 1 plus tropinya dikalungkan oleh Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman yang juga Asprov PSSI Kalsel dan CEO PS. Barito Putera Banjarmasin.
PERSEMAR — M. Nazzarul Akbar (g), Ahmad Aridho, M. Muthi Dzulkarnaen/Batu Setiabudi, Zola Anggoro, Agus Setia Wibowo (C)/M. Rafli Adhhiya, M. Arie Shandy, M. Fajar Rizqullah, Reza Yanuari Karo Karo, Ahmad Pitroni, M. Anif Ramadhan, Tegar Ardiansyah/Alfin Esa Ahmad.
Pelatih (coach) : Syaifullah Nazar. Kostum : Biru – Biru – Putih.
BARABAI FC — Ahmad Muhazir (g), M. Alfian (Balatung), M. Said, M. Hanif Anshori, M. Aldi, M. Jamidi (C), M. Fajar Ilham/Hasnor Hariyadi, M. Riki Rinaldi/Djauhari Arifin, Nurrahmat Idris, M. Haris Fadillah (Capu), M. Anton/M. Aldino.
Pelatih (coach) : Sardiani. Kostum : Merah – Hijau – Merah. (jjd)
























