Beranda Kutai Timur Gebyar Literasi di Kutim, Ratusan Ribu Buku Banjiri Sangatta

Gebyar Literasi di Kutim, Ratusan Ribu Buku Banjiri Sangatta

345
0

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR. Suasana di Kawasan di Aula Ki Hajar Dewantara, Gedung SMP YPPSB Munthe, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) pada hari  Jumat (25/9/2026) berbeda dari biasanya. Pagi itu, lokasi tersebut dipenuhi para pelajar, pajabat pemerintah dan pemerhati literasi serta pengurus Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB).

Bukan itu saja. Hari itu juga dilakukan pelantikan pengurus Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan istri yang juga Bunda Literasi Siti Robiah juga tampak hadir.

Pada Jumat itu dilaksanakan Gebyar Literasi Kutim 2026 dan dibuka secara resmi oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman. Mengusung tema “Buku untuk Semua, Literasi untuk Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat dengan dunia buku sekaligus upaya memperkuat budaya membaca di Kuttim.

Gebyar Literasi yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 tersebut menghadirkan koleksi buku dalam jumlah besar dari berbagai penerbit, yang diperkirakan mencapai ratusan ribu. Selain pameran dan penjualan buku, masyarakat juga dapat mengikuti sejumlah kegiatan dan perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian gebyar literasi.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat Kutai Timur menjadikan membaca sebagai kebiasaan.

Menurutnya, orang yang tidak memiliki kebiasaan berliterasi akan memiliki keterbatasan dalam memahami lingkungan dan perkembangan di luar dirinya. Ia menggambarkan keadaan itu seperti berada dalam tempurung: mengenal lingkungan sendiri, tetapi kurang memiliki wawasan ketika berhadapan dengan dunia yang lebih luas.

“Jangan pernah berhenti untuk terus belajar. Dan salah satu sumber utama ilmu pengetahuan adalah membaca,” pesannya.

Gebyar Literasi ini juga menjadi momentum memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Pameran buku yang berlangsung di lingkungan YPPSB menghadirkan ratusan ribu eksemplar buku dari berbagai kategori, dengan potongan harga hingga 50 persen.

Bunda Literasi Kuttim, Siti Robiah Ardiansyah, turut mengajak para orang tua memperkenalkan buku kepada anak sejak dini. Menurutnya, keberadaan beragam buku dalam kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menemukan bacaan sesuai kebutuhan dan minat masing-masing.

Rangkaian pembukaan juga diwarnai dengan pelantikan pengurus Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Kutim periode 2026–2030. Pengurus GPMB dipimpin Nurul Karim dan dilantik oleh Ketua GPMB Provinsi Kaltim, Syafruddin Pernyata, disaksikan Bupati Kutim, Bunda Literasi, serta sejumlah unsur pemerintah, dunia pendidikan, dan pegiat literasi.

Kehadiran Gebyar Literasi di Sangatta diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan pameran buku. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar menumbuhkan kebiasaan membaca dan memperluas ruang belajar masyarakat. (*/sm)