Satumejanews.id. SANGATTA – Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Tanah Grogot, Kabupaten Paser mendatang, diperlukan kekompakan seluruh elemen masyarakat olahraga di daerah ini. Terlebih dengan target yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), harus masuk tiga besr, diperlukan persiapan yang matang, kerja keras dan cerdas.
Hal itu disampaikan Ketua Forum Masyarakat Pemerhati Olahraga sekaligus Wakil Sekretaris I KONI Kutim, Rahman. Menurutnya, hal ini pelru disampaikan, lantaran munculnya Gerakan dukungan terhadap calon Ketua KONI Kutim yang akan berakhir masa jabatannya tahun depan.
“Pandangan tentang Ketua KONI sah-sah saja dan itu merupakan bagian dari dinamikan organiasi. Dan, setiak individu berhak menyuarakan terkait siapa yang dinilai pantas dan mampu memimin KONI ke depannya,” ujar Rahman yang juga Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kutim ini, Sabtu (27/6/2026).
Mengingat saat rapat beberapa waktu lalu Pemkab Kutim mentargetkan KONI Kutim harus masuk tiga besar, diperlukan persiapan yang matang, kekompakan, dan suasana yang kondusif di seluruh cabang olahraga.
Dia tidak bermaksud menghalangi siapa pun untuk mendukung Calon Ketua KONI ke depan. Namun yang diperlukan saat ini adalah, bagaimana konsentrasi terlebih dulu menghadapi Porprov yang tinggal beberapa bulan lagi.
“Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri untuk tidak membawa cabor ke dalam arus dukung-mendukung calon Ketua KONI pada saat ini. Biarkan para atlet dan pelatih fokus menjalani program latihan serta persiapan menuju Porprov,” pinta Rahman.
Urusan suksesi kepemimpinan KONI tetap penting, tetapi alangkah lebih baik apabila pembahasannya dilakukan setelah seluruh rangkaian Porprov selesai. Dengan demikian, prestasi olahraga Kutim tetap menjadi prioritas utama, sementara proses demokrasi organisasi dapat berjalan pada waktu yang lebih tepat tanpa mengganggu target besar daerah ini. (*/sm)



























