Beranda Kutai Timur Korpri Kutim Targetkan Prestasi Porprov dan Perkuat Pembinaan ASN

Korpri Kutim Targetkan Prestasi Porprov dan Perkuat Pembinaan ASN

335
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Miliansyah, memaparkan sejumlah program strategis Korpri Kutim, terutama terkait pengembangan atlet dan peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Fokus utama Korpri Kutim saat ini adalah proses penjaringan atlet untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri tahun depan. Kutim akan menjadi tuan rumah, sehingga persiapan diarahkan untuk menargetkan capaian juara umum,” ujarnya, usai mengikuti apel upacara HUT Korpri ke-54 di halaman kantor bupati, Senin (1/12/2025).

Dijelaskan, kita mengadakan pertandingan untuk seleksi atlet-atlet Korpri yang ada di Kutim. Kegiatan ini  untuk menyeleksi atlet-atlet Korpri.  Ia menambahkan, selama ini capaian terbaik Bapor Korpri Kutim berada pada posisi juara enam tingkat provinsi.

Delapan dari dua belas cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam Porprov telah selesai menjalani seleksi awal, sementara empat cabang lainnya akan menyusul. Peningkatan jumlah ASN, termasuk sekitar 7.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), memberikan peluang lebih besar dalam memperkuat komposisi atlet Korpri Kutim.

“Sekarang mereka sudah menjadi P3K, berarti mereka sudah bisa ikut nanti bertanding untuk mewakili Korpri Kutai Timur,” ungkapnya.

Selain penguatan di bidang olahraga, Korpri Kutim juga mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme ASN melalui serangkaian upaya pembinaan kompetensi. Salah satu fokusnya adalah pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Miliansyah menekankan, Bimtek harus dirancang dan diikuti ASN berdasarkan kebutuhan nyata organisasi. Dijelaskan, pelatihan yang tidak relevan dengan tugas pokok dan fungsi hanya akan membuang waktu dan anggaran, sehingga Korpri Kutim menekankan pentingnya seleksi dan perencanaan Bimtek yang benar-benar mendukung kinerja ASN.

Menurutnya, Bimtek yang berkualitas akan memperkuat kemampuan ASN dalam memahami regulasi baru, meningkatkan penguasaan teknologi, serta memperbaiki kualitas pelayanan publik. Ia juga menyebut, pelatihan menjadi salah satu cara efektif untuk mempersiapkan ASN menghadapi tantangan reformasi birokrasi dan percepatan digitalisasi di lingkungan pemerintahan.

“Untuk meningkatkan pengembangan kompetensi dan karir, kita bisa melaksanakan berupa Bimtek. Yang penting, dalam melaksanakannya, harus dipilih sesuai tugas pokok dan fungsi dari SKPD-nya,” tegasnya.

Dikatakan, Korpri Kutim turut memperkuat perlindungan hukum bagi ASN melalui pembentukan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Korpri hingga tingkat kecamatan. Miliansyah, yang juga menjabat sebagai Ketua LKBH Korpri Kutim, mengatakan, lembaga tersebut hadir untuk memberikan pendampingan bagi ASN yang menghadapi persoalan hukum. Ia menilai keberadaan lembaga ini penting karena selama ini banyak kasus ASN yang baru diketahui setelah yang bersangkutan selesai menjalani proses hukum.

Bidang kesehatan dan keagamaan juga menjadi perhatian Korpri Kutim, termasuk kerja sama dengan rumah sakit untuk kegiatan kesehatan serta pengiriman 11 atlet Korpri Kutim dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri di Samarinda yang sedang berlangsung.

Menutup penjelasannya, Miliansyah menegaskan komitmen Korpri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengatakan, Korpri harus selalu berada di garda depan untuk melayani masyarakat. (tg)