Beranda Kutai Timur Peringati HGN 2025, Bupati : Hargai Jerih Payah Guru

Peringati HGN 2025, Bupati : Hargai Jerih Payah Guru

381
0

Satumejanews.id. SANGATTA –  Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengajak semua pihak untuk lebih menghargai jerih payah para guru. Jangan hanya menilai dari angka-angka. Orang tua punya peran pertama dalam pendidikan anak, dan guru hadir untuk melengkapi dengan sebaik-baiknya.

Hal itu disampaikannya ketika membacakan sambutan pada Upacara peringatah Hari Guru Nasional  (HGN) 2025 di lapangan kantor Bupati, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kutim, Selasa (25/11/2025).

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung tantangan guru di era digital yang semakin kompleks. Mulai dari tuntutan sosial, moral, tekanan materi, hingga persoalan interaksi dengan orang tua murid. Untuk itu, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Dikatakan, tahun 2026, pemerintah memperluas kesempatan beasiswa lanjutan untuk 150.000 guru, mengurangi beban administratif, serta menaikkan tunjangan guru honorer dari 300.000 menjadi 400.000 rupiah. Beban mengajar pun tidak lagi wajib 24 jam per minggu, memberi ruang bagi guru untuk lebih fokus pada peningkatan kualitas diri dan pembelajaran.

“Kebijakan ini kami ambil agar guru dapat lebih fokus melaksanakan tugas utamanya sebagai pendidik profesional. Guru bukan hanya pengajar, tetapi pembimbing, motivator, dan penggerak peradaban,” ujarnya.

Ardiansyah menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pemerintah telah menyediakan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru berpendidikan D IV/S1 yang ingin melanjutkan studi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau, termasuk pelatihan peningkatan kompetensi seperti Pendidikan Profesi Guru, pendalaman pembelajaran (deep learning), konseling, kepemimpinan sekolah, coding, kecerdasan artifisial, serta pelatihan lain yang relevan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, serta satu kali gaji pokok bagi guru ASN. Bagi guru honorer, diberikan insentif tambahan sebesar 300.000 rupiah per bulan. Semua tunjangan dan insentif kini ditransfer langsung ke rekening guru.

Bupati kemudian menyampaikan pesan kepada para murid dengan mengutip nasihat Presiden Prabowo Subianto,. “Belajarlah yang baik, cintai orang tua, hormati guru, rukun dengan teman, dan cintai tanah air.”

Menutup amanatnya, Bupati kembali menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh guru di Kutai Timur. “Terima kasih atas semua dharma bhakti yang tak ternilai. Di tangan guru masa depan bangsa ditentukan. Guru hebat, Indonesia kuat,” ujarnya.

Usai rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2025 dilanjutkan dengan penyerahan penganugerahan Guru Berprestasi tingkat Kabupaten Kutai Timur. Para penerima penghargaan memperoleh apresiasi langsung dari Bupati Kutim di hadapan seluruh peserta upacara.

 Acara itu dimeriahkan dengan penampilan kreatif dari guru-guru berprestasi, disusul persembahan seni oleh siswa-siswi SMPN 1 Sangatta Utara, dan Marcing Band YPPSB kembali tampil enerjik menutup rangkaian kegiatan, memberikan nuansa meriah tanpa menghilangkan kekhidmatan peringatan Hari Guru. (tg)