Beranda Infrastruktur Pengendalian Banjir di HST, Ini Usulan Strategis Bupati Rizal ke Dirjen Sumber...

Pengendalian Banjir di HST, Ini Usulan Strategis Bupati Rizal ke Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU

375
0

‎‎Satumejanews.id. JAKARTA — Sejumlah usulan strategis terkait  pengendalian banjir di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel,  menjadi attensi penting Bupati Samsul Rizal, saat beraudiensi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta.

‎‎Bupati HST itu menyampaikan  usulan strategis tersebut pada audensi tentang percepatan pengendalian banjir Wilayah Sungai (WS) Barito Klaster Banua Anam di  Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Pertemuan itu sendiri dipimpin oleh Dirjen Sumber Daya Air Kemen PU, Arnold AP. Ritiauw.

‎”Kami dari Kabupaten HST mengusulkan pembangunan Bendungan Pancur Hanau, kolam regulasi, kanal banjir, dan normalisasi sungai Batang Alai, sungai Barabai  dan sungai Haruyan. Usulan ini sebagai langkah strsebagai untuk engurangi risiko banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.

‎‎Bupati Rizal sendiri hadir menyertai Gubernur Kalsel, Muhidin yang memimpin para kepala daerah se “Banua Anam” Kalsel itu bertemu Dirjen. Lima kepala daerah lainnya, yakni Kabupaten HSS (Hulu Sungai Selatan), HSU (Hulu Sungai Utara), Balangan, Tabalong, dan Tapin.

‎‎Bupati Rizal menyebut, berbagai infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan mendesak, mengingat banjir masih menjadi persoalan yang sering dihadapi masyarakat. Selain mengurangi risiko bencana, pembangunan itu juga diharapkan mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih optimal.

‎‎Bupati HST berharap, dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dapat mempercepat realisasi program pengendalian banjir, sehingga memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

‎‎Apa kata Dirjen  Sumber Daya Air Kemen PU, Arnold AP. Ritiauw terkait usulan itu? Ia menyatakan mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara Kemen PU, Pemprov Kalsel, dan Pemkab di wilayah Banua Anam dalam upaya pengendalian banjir.

‎”Pemerintah pusat berkomitmen menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan melalui kajian teknis secara menyeluruh agar solusi pengendalian banjir yang dihasilkan benar-benar efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Arnold AP. Ritiauw tanpa merinci lebih jauh. (adv-msb/jjd).