Beranda Kalimantan Selatan Revitalisasi Sekolah di HST Terbanyak di Kalsel, Kadisdik : Ini Harus Kita...

Revitalisasi Sekolah di HST Terbanyak di Kalsel, Kadisdik : Ini Harus Kita Rawat Bersama

35
0
Kadisdik HST, Muhammad Anhar

Satumejanews.id. BARABAI — Satu lagi prestasi Kabupaten HST, Provinsi Kalsel, di dunia pendidikan. HST menjadi salah satu penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digagas Kemendikdasmen tahun 2025.

“Revitalisasi satuan pendidikan kita (HST — Red) terbukti tepat sasaran karena berbasis data dan langsung menyentuh warga sekolah,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) HST, Muhammad Anhar melalui siaran pers ke awak media.

Anhar sendiri sedang berada di Depok, Jawa Barat, pada Selasa (10/2/26). Ia menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional Pendidikan Tahun 2026 yang diikuti Kepala Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Anhar mengapresiasi penilaian Kemendikdasmen itu. Ia menyebut, program revitalisasi di HST tak hanya menurunkan jumlah sekolah rusak dan meningkatkan mutu layanan pendidikan, melainkan juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Hasil program revitalisasi ini harus kita rawat bersama agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman, aman, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Anhar.

HST sendiri, urainya, menjadi kabupaten dengan penerima revitalisasi terbanyak se-Kalsel tahun 2025. Sebanyak 55 satuan pendidikan rampung direvitalisasi dan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Rinciannya, 8 PAUD, 21 SD, dan 26 SMP.

Selain meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Anhar menegaskan, sistem swakelola dalam program revitalisasi turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan sekolah mendorong perputaran ekonomi daerah, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap satuan pendidikan,” Kadisdik HST itu agak ceria.

Lantas, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan terima kasih ke seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Sepanjang tahun 2025, sebutnya, Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) berhasil merealisasikan anggaran Rp16,9 triliun untuk menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“Di tahun 2026, Kemendikdasmen berkomitmen melanjutkan dan memerluas program-program strategis, termasuk Revitalisasi Satuan Pendidikan hingga menjangkau 60 ribu penerima manfaat,” kata Menteri Mu’ti.

Abdul Mu’ti pun optimistis. Melalui penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, maka kebijakan pendidikan akan semakin berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. (adv-msb/jd)