Beranda Kutai Timur Kemeriahan Kirab Budaya di Sangatta

Kemeriahan Kirab Budaya di Sangatta

204
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Meski kota Sangatta diguyur hujan sejak pagi buta, namun tidak menuyurutkan peserta  kirab budaya yang telah dijadwalkan jauh-jauh hari. Bertepatan pada hari Minggu (9/10/2022) hari ini, kirab budaya digelar, terkiat memperingati HUT ke-23 Kutim.

Sejak sebelum subuh, hujan sudah mengguyur, namun sekitar pukul 10.00 Wita, sudah mulai reda. Peserta yang sejak pagi sudah bersiap-siap tampil dengan adat dan budaya yang dikenakan, sudah mulai gelisah, lantaran bakal tampil maksimal.

Bahkan sebagai peserta sudah melakukan make up sejak pukul 04.00 Wita dini hari di sebuah salon di Kota Sangatta. Puluhan orang antre ingin dirias, agar bisa tampil beda dan menarik saat kirab budaya berlangsung.

Tak kalah dengan masyarakat kota Sangatta yang haus dengan hiburan. Karena diguyur hujan sejak pagi, sebagian warga gelisah, jika kirab budaya ‘dibatalkan’ gara-gara hujan. Namun aga lega, ketiga hujan reda.

Kemeriahaan Kirab Budaya Kutim yang berlangsung Minggu (9/10/2022)

Warga pun berduyun-duyun menuju pinggir jalan Yos Sudarso, lokasi digelarnya kirab budaya. Warga cukup antusias memberikan aplaus, ketika tim-tim budaya favorit melintasinya. Demikian juga peserta kirab, juga semangat dan antusias.

Ribuan masyarakat berjajar di pinggir jalan untuk bisa menikmati hiburan setahun sekali tersebut. “Ini menjadi hiburan tersendiri. Sebab, jarang kita bisa melihat pawai budaya seperti ini,” kata Riska, salah seorang warga yang antusias melihat kirab budaya di pinggir jalan Yos Sudarso 2, Sangatta Utara.

Tampilnya budaya dari berbagai macam etnis seluruh nusantara di Kutim ini, diharapkan memberikan cerminan kebersamaan dan kesatuan dan persatuan masyarakat di daerah ini. Hidup rukun dan bergandengan tangan satu sama lain, untuk membangun Kutim yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Inilah salah satu kemeriahan kirab budaya memperingati HUT ke-23 Kutim tahun 2022 ini. Melalui kirab budaya tersebut, semua elemen masyarakat merasa ikut terlibat di dalamnya, meski hanya sebagai penonton kirab budaya.

Bukan hanya budaya etnis yang tampil saat kirab budaya berlangsung. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut tampil sepanjang jalan untuk menunjukkan eksistensinya, dalam kirab budaya tersebut.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan pawai budaya ini digelar untuk menggugah masyarakat Kutim bahwa di Indonesia ini ada kebhinnekaan. Dan semua etnis di negeri ini yang bermukim di Kutim, juga ikut tampil bersama. Inilah salah satu keunikan dan kebhinekaan yang ada di Kutim

“Setelah dua  tahun terdampak pandemi Covid-19, tanpa ada pawa budaya, tahun ini kita gelar untuk memberikan hiuran kepada masyarakat. Ternyata antusias masyarakat cukup baik,” katanya.

Ardiansyah bersyukur karena antusias masyarakat terhadap kirab budaya tahun ini  sangat besar sekali. Partisipasi masyarakat juga sangat tinggi sekali. Dikatakan, kirab budaya ini merupakan sebuah kegiatan agar ada relaksasi masyarakat untuk bisa bersama-sama menyambut dengan penuh kegembiraan dalam peringatan HUT ke-23 Kutim,” jelasnya.

Banyak agenda kemeriahan peringatan HUT Kutim tahun 2022 ini. Tidak lama lagi, bakal digelar Kutim ekspo yang dipusatkan di Graha Eskpo, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Menurut Wakil Bupati Kasmidi Bulang, eskpo dimulai tanggal 10 hingg 16 Oktober 2022 ini. (*)

Artikulli paraprakMalam ini, Telen Tantang Sandaran di Final Sepak Bola Bupati Cup
Artikulli tjetërMasjid Jaami’ul Muhtadin Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini