Satumejanews.id. BARABAI — Panlak turnamen sepak bola Piala Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) 2026 akan menghadirkan wasit nasional berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri untuk memimpin partai puncak antara Bhaskara X Arvhuz kontra Panjalu United (PU) hari Minggu, 12 Juli 2026 di Stadion Mandingin, Barabai.
”Kita ingin memberikan kepercayaan kepada kedua tim yang bertanding, dan publik pencinta sepak bola di Bumi Murakata bahwa laga final dikawal pengadil lapangan kelas dunia,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Yajid Fahmi pada konferensi pers dengan awak media di Gedung Balai Rakyat Barabai, Sabtu (11/7/2026).
Yajid menyebut, pertandingan puncak nanti akan berdurasi 2 x 40 menit. Bila skornya masih imbang dimainkan babak tambahan 2 x 5 menit, jika masih imbang dilanjutkan dengan adu penalti.
Terkait ketertiban penonton, ia mengungkapkan ada perbedaan, karena tahun sebelumnya di partai final penonton diberi kebebasan untuk bisa sampai ke pinggir lapangan. “Hasil terakhir koordinasi kami dengan pihak keamanan, kami panitia didorong untuk menertibkan semua penonton agar berada di luar pagar,” ungkapnya.

Laga puncak pada event tahunan ini juga akan dipastikan meriah, untuk itu pihak panitia juga menyiapkan sebanyak 10 ribu lembar tiket fisik guna mengantisipasi membludaknya penonton yang ingin menyaksikan partai puncak secara langsung.
”Berkaca dari pengalaman tahun lalu, kuota delapan ribu tiket ternyata tidak mencukupi tingginya animo masyarakat sehingga kali ini kapasitas kami tingkatkan,” jelas Yajid Fahmi.
Loket penjualan tiket di stadion sendiri akan dibuka mulai pukul 10.00 pagi dan tidak melayani pembelian online. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah utama berupa satu paket umrah yang diundi khusus bagi penonton ber-KTP HST. Sementara undian hadiah sepeda motor, kulkas, sepeda dan lainnya bisa didapatkan oleh siapapun yang beruntung.
Manajer Panjalu United, Salpia Riduan, menegaskan kesiapan skuadnya yang dihuni kombinasi talenta muda berbakat dan pemain berpengalaman demi merebut trofi. “Kita sudah berada di puncak, tentu kami dengan racikan skuad dan kombinasi pemain muda dan senior sangat optimis untuk merebut gelar juara,” tegasnya penuh percaya diri.

Disinggung mengenai salah satu pemain Barito Putera, Rizky Pora yang diisukan akan diturunkan di final, Salpia menjawab, pemain tersebut belum bisa didatangkan. Ia sedang di kampung halamannya, dan sebagai gantinya Panjalu akan menurunkan pemain muda berbakat yang akan membawa warna baru dan menambah kekuatan tim.
Lantas Manajer Bhaskara X Arvhuz, Yusuf, mengaku tidak gentar. Ia langsung mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi laga krusial demi mencetak sejarah baru. “Mudah-mudahan kami bisa juara agar warga Kecamatan Batu Benawa bisa berbangga atas pencapaian tim perwakilan daerah mereka,” harapnya.
Ucup — sapaan akrabnya — menyebut, gelar juara ini akan menjadi raihan perdana yang sangat dinantikan oleh seluruh pendukung setianya setelah dahaga gelar pada beberapa edisi turnamen yang pernah mereka ikuti sebelumnya.
Di sisi lain, pemain yang kini aktif membela Persija Jakarta, Dandi Maulana yang didatangkan Bhaskara x Arvhuz menyatakan dirinya enggan terdistraksi dengan strategi khusus untuk mengawal satu nama tertentu di lapangan hijau.
”Untuk besok saya lebih fokus bagaimana caranya kita bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan demi mengunci gelar juara,” pungkas Dandi Maulana yang juga eks pemain Barito Putera dan Persebaya Surabaya itu. (msb/jjd).


























