Beranda Kalimantan Selatan Penguatan Literasi Digital, Bupati HST : Digitalisasi Saat Ini Sudah Jadi Kebutuhan...

Penguatan Literasi Digital, Bupati HST : Digitalisasi Saat Ini Sudah Jadi Kebutuhan Aparatur Desa dan Masyarakat

13
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa dan pengelola Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) untuk mampu menghadapi perkembangan teknologi informasi di era digital.

‎”Digitalisasi tidak lagi dianggap sebagai pilihan semata, melainkan menjadi kebutuhan yang harus dihadapi dan dimanfaatkan secara bijak oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Bupati HST Samsul Rizal, pada Penguatan Literasi Digital dan Keterampilan Teknologi Masyarakat Desa di Limbuhang, Kecamatan Batu Benawa, Senin (22/6/2026).

‎‎Bupati menyebut, pembangunan desa saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan desa, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi desa.

‎”Literasi digital tidak hanya sekadar kemampuan menggunakan telepon genggam atau komputer, tetapi juga kemampuan memilah informasi yang benar.  Menggunakan media digital secara aman, bertanggung jawab, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” sebut Bupati Rizal.

‎‎Menurut dia, aparatur desa dituntut terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi.

‎‎Selain itu, perkembangan teknologi juga dinilai membuka peluang besar bagi desa untuk memperkenalkan potensi dan produk unggulan kepada pasar yang lebih luas melalui media digital dan pemasaran daring.

‎‎Lantas, PLH Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) HST, Syarief Hidayat menyebut,  penguatan literasi digital sangat penting.  Salah satunya melalui peningkatan kapasitas aparatur desa dan Posyantek.

‎”Adanya penguatan aparatur desa dan posyantek ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman mengenai literasi digital. Memanfaatkan teknologi informasi secara bijak dan produktif, serta mengembangkan inovasi teknologi tepat guna  untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” jelas Syarief.

‎‎Syarief berharap, 40 peserta dari 20 desa di Kecamatan Hantakan, Batu Benawa, Barabai dan Labuan Amas Selatan yang mengikuti acara ini dapat menjadi agen perubahan di desa masing-masing.  Mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi desa. (adv-msb/jjd).