Satumejanews.id. BARABAI — Upaya Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) menghadirkan penerangan jalan untuk masyarakat tak pernah kendur. Setelah 1.256 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) tahun 2025 terpasang, 1.000 titik lagi akan segera direalisasikan tahun 2026.
”Lampu jalan sekarang sudah semakin terang. Melintas di jalan lingkar Walangsi – Kapar jadi lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang pengguna jalan, Rasyid, di Kecamatan Pandawan, Minggu malam (21/6/2026).
Rasyid menyebut, ribuan lampu jalan yang terpasang sangat penting dan membantu masyarakat, terutama malam hari. Selain meningkatkan keselamatan lalu lintas, PJU juga disebut mampu meminimalisir tindak kriminalitas dan mendukung mobilitas warga.

Kondisi serupa juga dirasakan pengguna jalan Aluan — Desa Kahakan, Kecamatan Batu Benawa, Windri. “Alhamdulillah, lampu jalan menuju Desa Kahakan sudah semakin terang. Kita tak perlu takut lagi melintas di wilayah Desa Aluan menuju Kahakan,” ungkap Windri, warga Desa Aluan itu kepada awak media.
Pantauan media ini, lampu PJU di sebagian wilayah HST kini sudah menyala. Tidak hanya di ruas jalan lingkar (ring road) Walangsi — Kapar yang tadinya tak ada PJU sudah menyala, tapi sepanjang jalan dari perbatasan HSS ke ibu kota HST di Barabai juga menyala.
Menyalanya lampu-lampu jalanan ini tak terlepas dari upaya gigih Pemkab HST melalui Bupati Syamsul Rizal. Setidaknya, Bupati Rizal telah memproramkan pembangunan HST ke depan harus lebih baik. Masyarakatnya bisa hidup lebih baik dan sejahtera, termasuk membenahi infrastruktur dasar seperti pembangunan jalan dan lampu-lampu PJU di desa-desa.
Lantas, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) HST Azmi Hamidi membenarkan, lampu PJU di sebagian wilayah HST sudah menyala. Ia menyebut, tahun 2025 ada 1.256 titik PJU telah terpasang, dan saat ini sedang menyusun rencana penambahan 1.000 titik PJU yang akan direalisasikan tahun 2026.

”Rencana pemasangannya dibagi secara bertahap di seluruh kecamatan, terutama pada ruas-ruas jalan penghubung yang menjadi mobilitas mayoritas warga,” jelas Azmi secara terpisah.
Azmi menyebut, lampu-lampu PJU yang akan dipasang menggunakan teknologi LED dengan anggaran sekitar Rp2 miliar dan ditargetkan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran.
”Penambahan PJU ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati HST Samsul Rizal untuk menjawab aspirasi masyarakat melalui program HST Menyala agar Bumi Murakata semakin terang,” kata Azmi menutup pembicaraan. (adv-msb/jjd).


























