Beranda Kutai Timur Perumda TTB Kutim Berikan Jaminan Pelayanan Prima Jelang Hari Raya Idul Fitri...

Perumda TTB Kutim Berikan Jaminan Pelayanan Prima Jelang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi

454
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa pasokan air besih selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada pelanggan tetap memberikan pelayanan yang prima. Pasokan air diharapkan tidak ada gangguan berarti.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum TTB Kutim Suparjan, saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) strategis guna memastikan stabilitas pasokan air bersih bagi masyarakat selama perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447, di Ruang Rapat Kantor Pusat, Sangatta, Senin (16/3/2026).

“Kita berkomitmen menjaga pelayanan prima di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari raya. Kita harapkan kesiapan operasional di seluruh Cabang dan Unit pelayanan saat ini berada dalam kondisi aman,” ujar Suparjan.

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemetaan kesiapan teknis, Perumda TTB menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan kimia pengolahan air mencukupi untuk operasional selama masa libur panjang. Selain aspek logistik, kesiapan personel di lapangan juga telah disiagakan guna mengantisipasi kendala teknis dengan cepat.

“Secara umum, seluruh Cabang dan Unit dalam kondisi siap. Kami telah memastikan dukungan BBM, bahan kimia, serta ketersediaan SDM untuk menjaga kelancaran pelayanan selama Hari Raya Nyepi dan Idu Ffitri,” ujar Suparjan.

Guna memitigasi risiko lonjakan penggunaan air di fasilitas publik, jajaran manajemen memberikan instruksi khusus kepada Kepala Cabang Sangatta Utara dan Kepala Cabang Kaliorang dan Cabang Muara Bengkal. Diminta melakukan koordinasi intensif dengan manajemen RSUD Kudungga, RSUD Sangkulirang dan RSUD Muara Bengkal.

Langkah ini mencakup perencanaan skema penyimpanan air cadangan (water storage) di lingkungan rumah sakit. “Akses air bersih di fasilitas kesehatan adalah prioritas. Kami meminta cabang terkait untuk bersiaga penuh mengantisipasi peningkatan penggunaan air di RSUD,” tambahnya.

Sebagai bentuk respon cepat terhadap potensi gangguan di lapangan, seluruh Kepala Cabang dan Kepala Unit diinstruksikan untuk meningkatkan intensitas komunikasi melalui kanal digital. Koordinasi aktif via grup WhatsApp akan menjadi tulang punggung pelaporan kendala secara real-time selama 24 jam.

Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat Kutim  dalam menjalankan ibadah dan merayakan hari raya tanpa kekhawatiran terkait akses air bersih. (*)