Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 879/RC yang ikut serta dalam membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlan di Kutai Timur (Kutim), memperoleh apresiasi pemerintah daerah. Penghargaan itu berupa piagam penghargaan yang diserahkan Bupati Kutim Ardiansyah Siulaiman kepada Komandan Yonif TP 879/RC Letkol Inf Taufan Hendryanto Siswoyo.
Penyerahan paiagam penghargaan itu dilaksanakan bertepatan pada puncak perayaan HUT ke-27 Kutim, di Gedung Serba Guna, Sangatta, Sabtu (24/10/2026) malam.
Dalam piagam bernomor B-600.4.10.4/2622/BUP yang diterbitkan pada 22 Oktober 2026 itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menilai Yonif TP 879/RC menunjukkan kontribusi aktif, kegigihan, ketangguhan, dan sinergi luar biasa dalam pencegahan dan pengendalian karhutla serta penanganan dampak asap sepanjang 2026.
Selama penanganan karhutla, Yonif TP 879/RC mengerahkan personel untuk membantu pemadaman di berbagai titik kebakaran, termasuk kebakaran yang mengenai permukiman warga. Personel juga disiagakan di pos siaga karhutla di Kecamatan Bengalon dan Sangatta, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran Kutim.

Letkol Inf Taufan menyatakan, pengabdian Yonif TP 879/RC tidak akan berhenti pada capaian ini. “Yonif TP 879/RC akan terus berkomitmen membantu masyarakat dan bersinergi dengan instansi terkait, terutama dalam penanganan karhutla,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Komandan Brigif TP 32/Mkl Kolonel Inf Agussalim Tuo. Ia menghargai kiprah Yonif TP 879/RC dalam penanganan karhutla dan berharap sinergi yang baik ini terus berlanjut.
Penghargaan diberikan saat wilayah Kutim masih diselimuti kabut asap. Dalam sambutannya, Bupati mengimbau warga selalu memakai masker serta menjaga kesehatan dan kebugaran. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mengajak masyarakat terus bekerja membangun Kutim.
Dampak asap juga terasa pada penyelenggaraan HUT. Ketua Panitia HUT ke-27 Kutim, Trisno, yang juga Asisten Pemerintahan Umum Pemkab Kutai Timur, menyebut sejumlah agenda tidak dilaksanakan, salah satunya jalan sehat, karena kabut asap. Ia berharap kegiatan itu dapat digelar tahun depan.
Malam puncak bertema “Kutai Timur Berdaya Tumbuh Bersama” itu dihadiri sekitar 200 orang. Hadir antara lain Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, dan Komandan Kodim 0909/Kutim Letkol Czi Zaenal Abidin, serta para asisten, staf ahli, kepala dinas, dan camat se-Kutim. Acara yang dimulai pukul 20.00 Wita itu berakhir pukul 22.45 Wita dengan situasi aman dan lancar. (*)


























