Beranda Kutai Timur 25 Pelaku UMKM Sangatta Peroleh Bantuan Modal dari KPC

25 Pelaku UMKM Sangatta Peroleh Bantuan Modal dari KPC

284
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Sebanyak 25 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) di Sangatta, memperoleh bantuan modal stimulan dari PT Kaltim Prima Coal (KPC), masing-maisng sebesar Rp5 juta.

Pelaku UMKM lokal tersebut merupakan Masyarakat lokal dari Lembaga Adat Besar Sangatta dan Lembaga Ada Sengatta. Bantuan tersebut diserahkan Ketika dilakukan penutupan pelatihan program Urang Sengata Berdaya (USB) Batch II, Senin, 6 April 2026 di Balai Pertemuan Desa Sangatta Utara, Kutai Timur.

Kegiatan itu dilar selama tiga hari, yakni 30-31 Maret dan dilanjutkan pada 6 April 2026, sekaligus penutupan, yang dilakukan Act. Manager Community Empowerment (CE) PT KPC Muhammad Yusuf.

Menurut Muhammad Yusuf, pelatihan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis UMKM bekerjasama dengan komunitas pengusaha UMKM yang tergabung dalam Koperasi Insan Tangguh Sejahtera (KITS) serta menggandeng Lembaga Adat Besar Kutai Sengata dan Lembaga Adat Kutai Sengata yang dikhususkan bagi masyarakat Kutai-Sangatta. Program ini merupakan inisiasi dari CE Departemen melalui Local Business Development (LBD) KPC.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sangatta Utara diwakili Kepala Seksi Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Elysabeth Artikawati, Sekretaris Desa Sangatta Utara Osler Manalu, Perwakilan Desa Sangatta Selatan, perwakilan Lembaga Adat, pengurus KiTS Sangatta serta Superintendent LBD KPC Faizal.

Kasie PMD Kecamatan Sangatta Utara Elysabeth Artikawati yang mewakili Camat Sangatta Utara  Hasdiah mengapresiasi serta mendukung kegiatan yang telah diinisiasi KPC. Kegiatan ini sejalan dengan visi misi pemerintah dalam program meningkatkan ekonomi dan usaha UMKM masyarakat Kutim.

“Saya mewakili Camat Sangatta Utara berharap, kegiatan serupa dapat dilaksanakan. Ilmu dan pengetahuan selama pelatihan yang didapat dapat dimanfaatkan serta memberikan motivasi dan inovasi sehingga akan tercipta usaha dan produk baru terutama makanan (kuliner) di Sangatta,” tutupnya.

Salah satu peserta USB Batch II, Nur Diani  menyebut jika dirinya mengikuti program ini dari awal di Batch I pada tahun 2023.

Selain itu di USB Batch I dirinya mendapatkan bantuan modal dari KPC sehingga dirinya bisa membeli mesin potong rumput, gergaji mesin serta water jet pump, ungkap perempuan 28 tahun sekaligus pemilik usaha Jabersa/ Jasa Bersih Rumah Sangatta) usaha jasa yang saat ini satu-satunya dikota Sangatta yang dirintisnya sejak tahun 2022.

“Saya sangat antusias mengikuti pelatihan oleh KPC ini, yang awalnya saya tanpa memiliki modal usaha serta tidak memahami tata kelola serta pembukuan keuangan. Dan Alhamdulillah, dengan adanya bantuan serta pelatihan, saat ini usahanya dapat dikelola dengan baik sehingga omzet dari pendapatan usahanya mulai mengalami peningkatan,” tutup ibu dari 5 orang anak warga di Masabang RT. 04 Sangatta Selatan.

Hal senada diungkapkan Mega Soraya yang juga menjabat Sekretaris Adat Kutai Sengata sekaligus pemilik usaha Mega Flowers usaha yang bergerak dibidang jual beli tanaman hias yang beralamat di Gg. Al Mukminin RT. 05 Sangatta Utara yang dirintisnya sejak tahun 2015.

“Mewakili Ketua Adat Kutai Sengata H. Kasmo, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Sangatta Utara, Desa Sangatta Utara dan Sangatta Selatan serta  KPC yang telah mendukung terlaksananya program USB ini. Kami berharap, kegiatan serupa bisa terlaksana dan jumlah peserta bisa terus bertambah,” tutupnya.

Supt-LBD KPC Faizal menyebut, pelatihan USB Batch II berfokus pada sektor usaha ultra mikro agar naik kelas ke level Mikro yang diikuti 40 orang peserta terdiri dari 15 peserta Lembaga Adat Besar Kutai Sengata, 10 peserta dari Lembaga Adat Kutai Sengata, serta 15 peserta dari Persatuan Purnabakti Karyawan (PPK) KPC. Seluruh peserta akan melakukan 12 kali pertemuan serta pendampingan dari KiTS  pasca pelatihan 3 sesi kelas kewirausahaan dengan durasi 1 tahun kedepan.

Terpisah, Act. Manager CE KPC Muhammad Yusuf didampingi Supt-LBD Faizal sekaligus menutup kegiatan menyambut baik serta mendukung dan siap men support program USB yang berorientasi positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat disektor non tambang.

Menegaskan kembali, lanjutnya atas keberpihakan serta komitmen KPC terhadap masyarakat kutai Sangatta yang memiliki semangat serta kemauan dalam menunjang usahanya.

“KPC merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Kutai Timur. Menegaskan kembali sebagai katalisator pembangunan untuk membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan Corporate Social Responsibility (CSR) KPC yang memiliki visi misi yang berorientasi pada keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tangguh, mandiri dan berdaya saing,” tutupnya. (sm4)