Beranda Kalimantan Selatan Soal Pengelolaan Sampah di HST, DLH Gandeng Media dan Pegiat Medsos, Fadillah...

Soal Pengelolaan Sampah di HST, DLH Gandeng Media dan Pegiat Medsos, Fadillah : Kolaborasi Ini Penting

407
0

‎Satumejanews.id. BARABAI — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus aktion soal persampahan. Kali ini, DLH menggandeng awak media dan penggiat media sosial (medsos) untuk memerkuat strategi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) ke masyarakat tentang pengelolaan sampah di Bumi Murakata — HST. 

‎‎Kepala DLH HST, H. Mursyidi melalui Kabid Persampahan Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Muhammad Fadillah menyebut, peran media — cetak atau elektronik — sangat penting dan efektif dalam penyampaian informasi mau pun edukasi kepada masyarakat.

‎”Melalui peran media, kita harapkan  penyebarluasan informasi bisa lebih efektif, sehingga kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah semakin meningkat,”  ucap Fadillah saat Focus Group Discussion (FGD) di Solubium Koffie, Barabai, Jumat (13/3/2026).

‎‎Fadillah menyebut, FGD tentang peningkatan efektivitas KIE ini sebagai tindak lanjut atas diraihnya predikat HST menjadi salah satu Kabupaten Menuju Bersih di Indonesia. Penghargaan  itu sendiri dianugerahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (LH) kepada HST beberapa waktu lalu.

‎”Mari kita berkolaborasi menjadikan HST asri, lestari, dan lingkungannya terjaga. Harapan kami, silakan sampaikan informasi ke masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik dan tepat, minimal sudah terpilah antara sampah kering dan sampah basah,” ajak Fadillah.

‎‎Selain terpilah, Fadillah pun mengimbau masyarakat HST untuk membiasakan membuang sampah pada jam yang sudah ditentukan, yaitu setiap pagi hari.  Maka, para petugas kebersihan di lapangan lebih mudah dalam mengangkut sampah.

‎‎Lantas, para awak media dan pegiat medsos pun menyambut baik. Mereka siap bersinergi dalam hal pemberitaan dan penyampaian informasi kepada masyarakat Bumi Murakata.

‎‎Sejumlah saran dan masukan pun disampaikan para awak media sebagai bentuk dukungan. “Kami berharap, DLH ke depan bisa memberikan edukasi seperti misalnya pemilahan sampah secara berjenjang. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga RT,” ucap salah satu jurnalis, Riduan.

‎‎Menurut dia, selain melalui media sosial, edukasi berjenjang juga sangat membantu penyebaran informasi yang efektif, karena langsung bersentuhan dan berhadapan dengan masyarakat.

‎‎Para pegiat sosmed juga menyampaikan pentingnya konsistensi pembuatan konten edukasi di media sosial.  Tujuannya  agar masyarakat semakin sadar dan tertarik akan melakukan pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan.

‎‎Seluruh saran dan masukan pun diterima baik DLH HST.  DLH merencanakan tindak lanjut dan aksi nyata, bukan  sekadar materi dan diskusi saja, sehingga pesan edukatif tentang pengelolaan sampah tersebar luas dan berdampak positif bagi keberlangsungan lingkungan.

‎‎Kegiatan FGD ini ditutup dengan pembacaan doa. Lantas diteruskan buka puasa bersama sebagai upaya mengakrabkan dan soliditas antara pemerintah daerah dengan para awak media, dan pegiat sosial media di kabupaten ini. (adv-msb/jjd).