Satumejanews.id. KANDANGAN — Perseteruan dua kubu satu Desa Bamban atau “derby Bamban” di babak semifinal II Liga Bamban XII HSS tak terelakkan lagi. Itulah tim Teluk Masjid (RT. 01 Desa Bamban) dan Tangang Hilir (RT. 04 Desa Bamban) yang mau tak mau bakal “becakut” (berseteru hebat) di lapangan untuk merebut satu tiket ke babak final.
Laga derby Bamban sendiri di semifinal II akan tersaji di Lapangan Jayapati, Desa Bamban Utara, Kecamatan Angkinang, HSS, hari Rabu ini, 19 Agustus 2026. Laga ini sepertinya akan ketat dan panas, karena cuacanya memang panas dan satu tiket finalnya sudah direbut kubu Lok Nyiur (RT. 02 Desa Bamban) sehari sebelumnya.
Tangang Hilir sendiri diketahui adalah juara Grup D yang tidak terkalahkan sejak fase grup. Tangang Hilir RT 04 yang diperkuat trio pemain kunci — Sardi, Yaya, Raihan — ini lolos ke semifinal sehabis melabrak Pakuan Pamatang (RT. 03 Desa Bamban Selatan) dengan skor 4-1.

Lantas bagaimana Teluk Masjid? Tim RT. 01 Desa Bamban dengan kapten berwajah romantis Hafiz Kafillah dan arsitek teknis Hendra Saputra alias Uta — itu juga lolos ke semifinal dengan “menjungkangkan” juara grup C Padang Hilir, 2-0. Padahal, Teluk Masjid diketahui hanya sebagai runner-up (juara II) di penyisihan grup A.
Siapkah kedua kubu menatap laga “derby Bamban” di semifinal II sore ini? Begini komentar kesiapan dua tim itu seperti diumbar manajer Tangang Hilir, A Ritauddin dan Nu’lina Fauzan dari Teluk Masjid kepada media ini.
”Insya Allah, kami dari Tangang Hilir siap menghadapi pertandingan untuk berbuat yang terbaik. Pemain kami tidak ada yang cidera srius, dan untuk peluang kami kira imbang,” ucap Ritauddin sambil tersenyum.

Lantas Uta, arsitek kubu Teluk Masjid enggan berkomentar. Ia hanya tersenyum dan menyerahkan kepada ofisial Nu’lina Fauzan atau Pa Ina untuk komentar. “Pa Ina saja, jangan Ulun yang komentar,” jawab Uta sambil menunjuk Pa Ina yang senyum-senyum.
Apa kata Pa Ina? “Kalau siap, tentu kita juga siap. Kalau hanya bermain imbang itu kurang ramai. Supaya jangan imbang dan ada perlawanan skornya 3-2 sajalah,” jawab Pa Ina sambil tertawa kecil, seolah ia sudah menyiapkan pola permainan Tekuk Masjid untuk meredam kubu Tangang Hilir pada laga nanti. (jjd).


























