Satumejanews.id. BARABAI — Manfaat program Universal Health Coverage (UHC) di Hulu Sungai Tengah (HST) terus dirasakan masyarakat. Di tengah capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencapai 269.800 jiwa, warga pun mendapat layanan kesehatan tanpa khawatir biaya pengobatan.
”Program JKN melalui skema UHC ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saya bisa menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya besar,” ungkap Muhammad Yakub (40), warga Desa Limpasu, Kecamatan Limpasu, Minggu (14/6/2026).
Yakub sendiri merupakan salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program UHC. Ia menjalani pengobatan tumor schwannoma melalui kepesertaan JKN yang didukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST.
Yakub menyebut, seluruh proses pengobatan yang dijalaninya ditanggung melalui program JKN. Mulai dari pelayanan kesehatan di Puskesmas, pemeriksaan dan perawatan di RSUD H Damanhuri Barabai, tindakan operasi, hingga layanan ambulans mendapatkan jaminan pembiayaan.

”Dengan adanya jaminan kesehatan ini, saya bisa lebih fokus menjalani pengobatan dan proses pemulihan tanpa khawatir memikirkan biaya,” ujar Yakub.
Berdasarkan data tahun 2025, cakupan kepesertaan JKN di HST telah mencapai 99,14 persen dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 269.800 jiwa.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen Pemkab HST dalam memastikan masyarakat memiliki akses terhadap jaminan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas.
Bupati HST Samsul Rizal menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui dukungan penuh terhadap program UHC, Pemkab HST berupaya memastikan masyarakat memeroleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala masalah pembiayaan.

Program UHC di HST merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan berbagai pihak terkait dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat.
Selain memberikan perlindungan pembiayaan kesehatan, program UHC juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal, baik untuk pemeriksaan kesehatan rutin, pengobatan, maupun upaya pencegahan penyakit.
Lantas, Kepala Dinas Kesehatan HST, dr. Desfi Delfiana Fahmi menyampaikan, program UHC merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.
”Kesehatan adalah hak setiap warga negara yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan. Karena itu, HST terus berupaya meningkatkan akses serta kualitas pelayanan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap dr. Desfi menyudahinya. (adv-msb/jjd).


























