Beranda Kalimantan Selatan Penguatan Literasi Keluarga di HST, Bupati : Maknai dengan Kemampuan Memahami dan...

Penguatan Literasi Keluarga di HST, Bupati : Maknai dengan Kemampuan Memahami dan Menyaring Informasi

411
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI — Langkah strategis diambil Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Tim Penggerak PKK setempat.  Kali ini, sinergi keduanya memasifkan gerakan literasi guna meningkatkan budaya membaca di lingkungan keluarga menuju masyarakat yang cerdas dan berdaya saing.

‎‎”Kemajuan suatu daerah tak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)-nya,” ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab HST, H Ainur Rafiq mewakili Bupati HST, Samsul Rizal, pada sosialisasi penguatan literasi keluarga dan pendidikan anak di Pendopo Bupati HST, Kamis (11/6/2026).

‎‎Ia  menyebut, literasi saat ini tidak hanya dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis. Melainkan juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyaring berbagai informasi yang diterima untuk mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan.

‎”Melalui kerja sama ini, Pemkab HST berkomitmen memperkuat infrastruktur literasi, mulai dari perpustakaan daerah hingga sudut baca di pelosok desa,” kata Ainur Rafiq.

‎‎Lantas, Ketua TP PKK HST, Deni Era Yulyantie sekaligus pula Bunda Literasi menyambut baik langkah ini. Ia menyebut, era digitalisasi sekarang membawa tantangan besar dan sangat memengaruhi minat baca dan ancaman penggunaan gawai berlebihan pada anak-anak.

‎”Budaya baca dan literasi adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat yang kritis, inovatif, dan berdaya saing. Nah, melalui  gerakan literasi keluarga, PKK HST siap menjadi motor penggerak hingga tingkat dasawisma untuk menciptakan keluarga gemar membaca dan mendukung pendidikan anak,”  ucap Mama Deden — sapaan akrabnya.

‎‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) HST H. Zamhasari juga  bicara. Ia menyebut, melalui kolaborasi ini diharapkan dapat mendongkrak indeks pembangunan literasi serta tingkat kegemaran membaca di Bumi Murakata — HST.

‎”Literasi ini sangat penting untuk membangun pola asuh anak yang sehat dan cerdas. Cakupannya pun luas, mulai dari literasi kesehatan untuk pola hidup sehat hingga literasi kesejahteraan agar keluarga di tingkat desa memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk hidup mandiri,” pungkasnya.

‎‎Sosialisasi penguatan literasi keluarga di HST ini diikuti sekitar 200 peserta. Terdiri dari PKK Kabupaten, Kecamatan hingga Desa-desa.  (adv-msb/jjd).