Satumejanews.id. SANGATTA – PT Kaltim Prima Coal (KPC) menggelar buka puasa bersama (Bukber) dengan para jurnalis Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di Hotel Royal Viktoria, Sangatta, Selasa (17/03/2026). Kegiatan bertema “Merawat Kepercayaan, Menguatkan Silaturahmi” menjadi ajang mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Para wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, SMSI, JMSI, serta sejumlah perusahaan pers menghadiri acara tersebut.

General Manager ESD PT KPC, Wawan Setiawan, menekankan pentingnya kemitraan harmonis antara perusahaan dan insan pers. Ia mengapresiasi kontribusi wartawan yang tidak hanya berfokus pada kuantitas liputan, tetapi juga kualitas yang mampu memperbaiki perusahaan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Kehadiran jurnalis memberikan perspektif baru yang penting. Ini bukan hanya tentang angka atau identitas, melainkan kontribusi nyata dalam menjaga integritas dan kualitas media,” ucapnya.

Wawan juga menyatakan bahwa hubungan dengan media merupakan bagian dari jalan ibadah masing-masing pihak, dengan profesionalisme dan integritas sebagai fokus utama. Di tengah momen bulan berkah, ia secara pribadi dan atas nama manajemen juga memohon maaf apabila selama ini KPC tidak sengaja menyinggung wartawan dalam menjalankan tugas.
“Bulan ini tepat untuk saling memaafkan. Kami mohon maaf jika ada yang merasa kurang nyaman,” pinta dia.

Senada dengan itu, Ketua PWI Kutim, Wardi, menegaskan kepercayaan adalah kunci dalam membangun hubungan antara media dan perusahaan agar pemberitaan tetap akurat dan terarah. Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar formalitas, melainkan sarana penting untuk hubungan jangka panjang.
“Merawat kepercayaan dan mempererat silaturahmi adalah kunci agar komunikasi tetap efektif dan harmonis,” jelas Wardi.
Ia menambahkan, KPC yang telah beroperasi sejak 1982 berhasil mempertahankan reputasi dan kualitas produk berkat kepercayaan yang dibangun dengan berbagai pihak, termasuk media. Wardi juga mengingatkan pentingnya faktor daya tarik bagi wartawan dalam menjalankan tugas agar interaksi berjalan lancar.(*)


























