Oleh : Bert Toar Polii
Awalnya memang ada perdebatan tentang apakah permainan bridge bisa dikategorikan sebagai olahraga. Kepastian bridge dimasukan sebagai cabang olahraga baru muncul tahun 1998. “Bridge is a Sport and, as such, its place is here like other Sports” declared the IOC President Juan Antonio Samaranch on 7 September 1998 at the Opening of the 1st IOC Grand Prix for Bridge at the Olympic Museum in Lausanne, on realising that he was watching a true competition.
Indonesia adalah motor mempertandingkan olahraga bridge di multi event. Pertama tahun 2011 di Sea Games kemudian tahun 2018 di Asian Games.
Oleh sebab itu judul tulisan ini menyebut bridge sebagai cabang olahraga.
Bermain bridge memiliki banyak manfaat yang bisa diperoleh. Beberapa alasan mengapa orang memilih untuk bermain bridge antara lain:
1. Stimulasi Mental: Bridge adalah permainan yang membutuhkan pemikiran strategis, analitis, dan kreatif. Bermain bridge secara teratur dapat membantu menjaga kecerdasan dan meningkatkan kemampuan kognitif.
2. Sosialisasi: Bridge adalah permainan sosial yang dimainkan oleh empat orang. Hal ini bisa menjadi cara yang bagus untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru atau untuk mempererat hubungan dengan teman dan keluarga yang sudah dikenal.
3. Peningkatan Keterampilan Komunikasi: Dalam permainan bridge, komunikasi antar pasangan sangat penting. Bermain bridge dapat membantu meningkatkan keterampilan komunikasi, termasuk kemampuan mendengarkan, memberi sinyal, dan bekerja sama dengan orang lain.
4. Keterampilan Penyelesaian Masalah: Bridge melibatkan pemecahan masalah secara terus-menerus, karena pemain harus mengevaluasi situasi, memprediksi gerakan lawan, dan menemukan solusi terbaik untuk setiap situasi.
5. Kesempatan untuk Belajar dan Berkembang: Bridge adalah permainan yang kompleks dan mendalam. Selalu ada sesuatu yang baru untuk dipelajari dan ditingkatkan dalam permainan ini, baik itu strategi, teknik, atau pengetahuan tentang aturan dan konvensi baru.
6. Kesenangan dan Hiburan: Di atas segalanya, bermain bridge bisa sangat menyenangkan. Kesenangan datang dari tantangan intelektual, interaksi sosial, dan pencapaian saat berhasil memenangkan permainan.
7. Meningkatkan Kekuatan Otak
Manfaat pertama bermain bridge untuk otak adalah meningkatkan kekuatan otak tersebut. Hal ini berdasarkan pada penelitian yang dipublikasikan oleh Alzheimer’s Associations pada 2019 silam. Studi ini menjelaskan kalau ada hubungan antara bermain bridge dengan kesehatan dan kemampuan otak. Sebab, ketika seseorang bermain olahraga otak ini, dirinya dapat mengurangi gejala alzheimer sebesar 75 persen. Hal ini dikarenakan oleh teka-teki permainan kartu yang dikeluarkan para pemain bridge dapat merangsang kekuatan mental.
8. Menstimulasi Imun
Manfaat selanjutnya dari bermain olahraga bridge adalah dapat menstimulasi imun. Sebab, permainan ini membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan memaksa otak untuk terus berpikir. Nah, studi yang dilakukan di University of California Berkeley pada 2000 silam juga menunjukkan hasil menarik. Studi ini menunjukkan bahwa bermain bridge dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan yang sangat dibutuhkan.
Sebab, bagian otak yang aktif saat seseorang bermain bridge akan menstimulasi sistem imun. Para peneliti berspekulasi kalau hal ini disebabkan oleh otak manusia yang terus menerus berkonsentrasi dalam permainan kartu ini dapat meningkatkan sistem imun tubuh.
Tentu saja, apakah seseorang harus bermain bridge tergantung pada minat dan preferensi individu mereka. Tapi bagi banyak orang, bridge merupakan aktivitas yang memuaskan secara intelektual dan sosial. ***


























